Tata Letak Bengkel

Tata Letak Bengkel 

    Perencanaa tata letak mencakup desain atau konfigurasi dari bagian-bagian, pusat kerja, dan peralatan yang membentuk proses perubahan, tujuan dari penyusunan tata letak adalah untuk mencapai suatu sistem produksi yang efisien dan efektif, melalui:

  • Pemanfaatan peralatan yang optimal 
  • Penggunaan jumlah tenaga kerja yang minimum
  • Aliran bahan dan produksi jadi yang lancar 
  • Kebutuhan persediaan yang rendah
  • Ruang gerak yang cukup untuk operasional maupun pemeliharaan 
  • Biaya produksi dan infestasi modal yang rendah
  • Fleksibilitas yang cukup untuk menghadapi perubahan 
  • Keselamatan kerja yang tinggi 
  • Suasana kerja yang baik

Dalam membangun atau memilih bangunan maka harus diperhatikan bentuk bangunan yang akan anda jadikan bengkel. Berikut ini contoh layout yang umumnya dijadikan layout dasar bengkel-bengkel resmi dimana idealnya setiap bengkel mempunyai tempat-tempat berikut :

  • Ruang Tunggu Konsumen
  • Meja Penerima Tamu
  • Tempat Service
  • Gudang Spare Part
  • WC / Locker Mekanik
  • Ruang Konsultasi Konsumen
  • dll 
Ada beberapa alasan kenapa layout seperti di atas :
a)    Ruang Tunggu

 Ruang tunggu konsumen sebaiknya bisa dilihat dari luar bengkel, hal ini dapat digunakan untuk menarik calon konsumen yang mungkin merasa nyaman jika ada salah seorang temannya sedang servis motor di tempat tersebut. Ruang tunggu juga harus mempunyai akses untuk konsumen dapat melihat langsung sepeda mereka diservis, karena hal ini akan memberikan kenyamanan dan ketenangan pada konsumen. Jika bengkel mempunyai system pembuangan yang baik maka sepeda motor dapat diservis dengan arah membelakangi konsumen, tapi jika tidak maka sepeda motor yang diservis sebaiknya menghadap konsumen.

b)    Tempat Servis Tune up

    Memiliki banyak pit servis memang menguntungkan karena berhubungan dengan kapasitas unit yang diservis. Tapi fasilitas dan kenyamanan tidak dipungkiri merupakan faktor yang dapat menentukan konsumen mau datang atau tidak. Jadi, maksimalkan ruang untuk tempat servis dan fasilitas lainnya.Tempat servis harus bisa dilihat oleh konsumen dari ruang tunggu dan juga orang yang lewat di depan bengkel, karena bengkel adalah usaha yang bergerak dibidang jasa maka ini dapat digunakan sebagai sarana promosi dengan segala fasilitas yang ada .Usahakan arah parkir sepeda motor yang diservis menghadap sebelah kiri dari mekanik, karena orang yang tidak kidal lebih nyaman memarkir kendaraan kearah kirinya

c)    Tempat Servis Bongkar Mesin Ringan Berat

    Selain ada tempat servis untuk tune-up, ada tempat servis khusus untuk bongkar mesin baik ringan atau berat. Jangan dicampur karena pekerjaan ini relatif lebih lama daripada tune-up. Jadi lebih baik jika menjadwalkan konsumen yang ingin bongkar mesin bila jumlahnya tidak bisa dikerjakan dalam sehari daripada mengorbankan tempat servis tune-up. Karena keuntungan bongkar mesin yang bisa memakan waktu berjam-jam lebih sedikit dibanding keuntungan tune-up.

 d)   Gudang Spare Part

    Gudang spare part harus berada ditempat yang mudah dijangkau oleh petugas penerima servis. Konsumen dan mekanik bisa dengan mudah membeli atau mengambil spare part kepada petugas penerima servis. Maka letaknya sebaiknya dibelakang petugas penerima servis, tetapi di-display sehingga mudah dilihat oleh konsumen. Kalau perlu sebagian besar gudang dari kaca, sehingga isi atau kelengkapan dari gudang dapat dilihat oleh konsumen.

 e)    Toilet Musholla

    Sediakan toilet yang representative, banyak kasus dimana ada orang yang fanatik memilih suatu tempat hanya karena toiletnya bersih – walau pelayanannya biasa saja, sehingga hal ini perlu dipertimbangkan. Jika memungkinkan sediakan Mushola,sehingga memudahkan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya.

 f)   Ruang Konsultasi

    Ketika menghadapi konsumen yang tidak puas akan pelayanan mekanik bengkel, sangat tidak elok bila membiarkannya marah di depan semua orang. Maka untuk menghindari itu, sediakan ruang konsultasi yang nyaman (jika bisa ada AC atau minimal kipas angin untuk mendinginkan konsumen). Ruang konsultasi juga bisa berfungsi sebagai kantor anda atau penanggung jawab bengkel untuk menyelesaikan tugas-tugas administrasinya.

 g)    Loker / Ruang Istirahat Mekanik

    Bila masih ada ruang, maka sediakan ruang loker untuk ganti mekanik atau istirahat. Para mekanik juga karyawan biasa yang membutuhkan privasi untuk ganti atau istirahat.Tempat tersebut bisa dijadikan ajang curhat antar mekanik baik mengenai pelayanan konsumen atau sharing masalah-masalah teknik.


Terimakasih 

#salamotomotif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALTITUDE / MODE MOTOR HONDA

Faktor Resiko dan Faktor Keberhasilan Usaha Bengkel

Belajar HTML dari Nol: