SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR

 Sistem Keamanan Ganada Sepeda Motor (Smart Security)

Alat pengaman sepeda motor adalah peralatan yang berfungsi mengamankan sepeda motor dari pencurian ketika tidak ada pengawasan dari pemiliknya. Alat pengaman sepeda motor terdiri dua macam: elektrik dan non elektrik. Contoh pengaman sepeda motor elektrik yaitu menggunakan alarm, yang non elektrik menggunakan kunci stir.

Di pasaran, ada berbagai model kunci pengaman untuk motor. Tidak cuma penempatannya yang beragam, harganya pun juga variatif.

Ada yang ditempatkan di tuas rem, di rem cakram, di sokbreker, di kunci kontak, atau bahkan menambahkan alarm. Kunci pengaman tersebut berguna untuk mempersulit atau mencegah pelaku melakukan curanmor. Menurut tim Kompas.com, ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing kunci pengaman tersebut.

1. Kunci Pengaman di Tuas Rem 

    Beberapa waktu lalu, beredar kunci pengaman tambahan yang penempatannya di tuas rem dan tuas gas. Kunci pengaman ini bekerja dengan cara mengunci tuas rem dan tuas gas agar tidak bisa digunakan. Jadi, meskipun kunci setang bisa diakali dan motor bisa dihidupkan, tapi tidak bisa dijalankan karena tuas gas terkunci. Kekurangan dari kunci pengaman model tersebut adalah material besi yang digunakan kurang baik. Mekanisme di dalam lubang kunci mudah rusak. Selain itu, ukurannya juga cukup besar. Di pasaran harganya sekitar Rp 100.000 hingga Rp 125.000.





2. Kunci Pengaman di Rem Cakram

        Kunci pengaman model ini cukup jadi favorit para pemilik motor. Sebab, ukurannya yang kecil memudahkan pemilik kendaraan untuk menyimpannya. Material yang digunakan juga cukup kuat. Kekurangannya, karena bentuknya yang kecil dan tidak begitu terlihat, kadang membuat pemilik motor lupa motornya sedang terkunci. Akhirnya, saat motor dijalankan, kunci pengaman yang tertahan membuat kaliper atau sokbreker depan menjadi lecet. Harganya sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000.



3. Kunci Pengaman di Sokbreker 

    Kunci pengaman model ini banyak digunakan pada motor bebek lawas. Material yang digunakan bagus, anak kunci yang digunakan untuk membuka juga kelihatannya sulit untuk diduplikasi. Kekurangan dari kunci pengaman ini adalah ukurannya yang cukup besar. Penyimpanannya bisa diletakkan di sokbreker depan. Namun, akan sedikit mengurangi nilai estetika dari tampilannya. Terkadang, jika kuncinya longgar, juga akan menimbulkan suara berisik saat motor melalui jalan yang rusak. Dijual di kisaran Rp 150.000 hingga Rp 200.000


4. Kunci Pengaman Magnet

    Kunci pengaman magnet atau magnetic key shutter, banyak digunakan oleh produsen roda dua. Kunci pengaman ini dinilai cukup efektif untuk menghindari curanmor. Namun demikian, kejadian curanmor pada skutik-skutik entry level masih kerap terjadi.


5. Penambahan Alarm 

    Penambahan alarm juga termasuk salah satu tindakan preventif yang cukup efektif. Sebab, penempatannya bisa diletakkan di bagian dalam motor. Sehingga, tidak terlihat oleh para pelaku. Namun, untuk motor baru tidak disarankan. Sebab, pada umumnya cara pemasangannya harus membuka salah satu kabel. Sehingga, pemasangannya bisa menggugurkan garansi.

SELESAI


Semoga materi ini bermanfaat bagi kalian semua

Terimaksih sudah mampir di tempat kami....!!!!

#salamolahraga


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALTITUDE / MODE MOTOR HONDA

Faktor Resiko dan Faktor Keberhasilan Usaha Bengkel

Belajar HTML dari Nol: